PEMURNIAN BIOGAS DENGAN SISTEM BERLAPIS MENGGUNAKAN Fe2O3, ZEOLIT SINTETIK DAN ZEOLIT ALAM

Dienullah, Muhammad (2017) PEMURNIAN BIOGAS DENGAN SISTEM BERLAPIS MENGGUNAKAN Fe2O3, ZEOLIT SINTETIK DAN ZEOLIT ALAM. S1 thesis, UPT. Perpustakaan Unram.

[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (645kB)

Abstract

Pemurnian biogas adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengurangi kotoran biogas seperti karbon diokasida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S) untuk mendapatkan metana (CH4) yang lebih baik. Adsorpsi adalah salah metode untuk pemurnian biogas dengan benda padatan. Dalam penelitian ini ada 3 bahan adsorben yang digunakan yaitu zeolit alam mordenit, zeolit sintetik 3A dan Fe2O3. Untuk memaksimalkan kinerja zeolit alam sebagai adsorben, maka perlunya dilakukan aktivasi dengan larutan NaOH, kadar NaOH yang digunakan adalah 0% NaOH, 5% NaOH dan 15% NaOH. Setelah dilakukan aktivasi dengan NaOH dilanjutkan dengan aktivasi secara fisik dengan pemanasan 250oC selama 4 jam. Dari ketiga hasil zeolit alam yang telah di aktivasi, dilihat zeolit mana yang memiliki penyerapan terhadap gas CO2 dan H2S terbaik, setelah mendapatkan zeolit alam terbaik lalu dilanjutkan dengan pengujian perbandingan volume pada tabung adsorben, dimana zeolit alam yang digunakan adalah zeolit alam terbaik pada variasi aktivasi zeolit alam. Pada pengujian ini menggunakan laju aliran biogas sebesar 1 l/mnt dan pengambilan data setiap 1 menit dalam rentang waktu 20 menit. Hasil pemurnian biogas terbaik dengan mode aktivasi zeolit alam di peroleh pada aktivasi 5% NaOH dan dilanjutkan 15% NaOH dan 0% NaOH. Ini terjadi karena aktivasi menggunakan NaOH umumnya dilakukan dengan kosentrasi 1-2 N (molaritas) atau 4% NaOH sampai 8% NaOH dan untuk aktivasi pada kadar ini membuat ukuran makro pori zeolit menjadi lebih seragam dan kotoran-kotaran pada mikro pori dapat di bersihkan. Setelah mendapat kualitas zeolit alam terbaik, dilakukan penelitian tentang perbandingan adsorben pada tabung adsorben dari penelitian didapat hasil terbaik pada Fe2O3, zeolit sintetik dan zeolit alam (1:2:3) ini terajdi karena kemampuan adsorben zeolit alam lebih baik di bandingkan zeolit sintetis dan Fe2O3 sehingga semakin banyak zeolit alam pada tabung adsorben maka hasil pemurnian akan semakin baik.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Pemurnian biogas, CH4, CO2, H2S, adsorbsi, zeolit, Fe2O3
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Syafruddin Dion
Date Deposited: 27 Oct 2017 00:21
Last Modified: 27 Oct 2017 00:21
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/1097

Actions (login required)

View Item View Item