ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH PADA AGROINDUSTRI BERBAHAN BAKU SINGKONG DI KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT

HARIS, LALU RADIFIYAN (2018) ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH PADA AGROINDUSTRI BERBAHAN BAKU SINGKONG DI KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img]
Preview
Text
jurnal OK.pdf

Download (286kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis keuntungan pada agroindustri berbahan baku singkong di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, (2) Untuk menganilis nilai tambah pada agroindustri berbahan baku singkong di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, (3) Mengidentifikasi hambatan atau masalah yang dihadapi pelaku agroindustr i berbahan baku singkong di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif.Unit analisis dalam penelitian ini adalah unit usaha agroindustri berbahan baku singkong yang terdapat di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.Penentuan responden dilakukan denganmenggunakan metode sensus yaitu sebanyak 35 unit usaha yang terdiri atas 32 unit usaha di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungsari dan3 unit usaha di Desa Taman Sari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat yang masih berproduksi pada tahun 2017.Keuntungan usaha dianalisis dengan analisis biaya dan keuntungan, sedangkan nilai tambah dianilisis dengan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan : (1) Keuntungsn yang diperoleh oleh pengusaha agroindustri tape singkong adalah sebesar Rp 340.283,44 per proses produksi atau sebesar Rp 8.615.415.64 per bulan. Sedangkan keuntungan yang diperoleh oleh pengusaha agroindustri keripik singkong adalah sebesar Rp 1.122.087,16 per proses produksi atau sebesar Rp 27.194.070,69 per bulan. (2) Nilai tambah agroindustri tape singkong adalah sebesar Rp 3.211 /kg bahan baku ubi kayu, sedangkan nilai tambah agroindustri keripik singkong adalah sebesar Rp 16.684 /kg bahan baku ubi kayu. (3) Pengusaha agroindustri berbahan baku singkong memiliki masalah atau hambatan yang paling banyak dihadapi yaitu modal dengan 34,09 %, kemudian bahan baku dengan 22,72 % kemudian pemasaran dengan 18,18 %, kemudian cuaca dengan 13,63 % dan tenaga kerja dengan 11,36 %.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Agroindustri, Keuntungan, Nilai Tambah
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Saprudin Saprudin
Date Deposited: 05 Dec 2018 01:08
Last Modified: 05 Dec 2018 01:08
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/11067

Actions (login required)

View Item View Item