Keterampilan Berpikir dalam Pembelajaran Sains

Gunawan, Gunawan (2017) Keterampilan Berpikir dalam Pembelajaran Sains. Arga Puji Press, Mataram. ISBN 978-602-6800-39-8

[img]
Preview
Text
Keterampilan Berpikir dalam Pembelajaran Sains_eprint.pdf

Download (493kB) | Preview

Abstract

Berpikir merupakan hal penting dalam kehidupan kita sebagai manusia. Inilah ciri manusia yang membedakannya dengan makhluk lain. Apa yang kita pikirkan menentukan bagaimana kita merencanakan hidup, menentukan tujuan, dan mengambil keputusan. Manusia dikaruniai otak yang luar biasa dalam penciptaannya. Banyak fakta tentang otak manusia yang sering tidak disadari dan mungkin pula tidak diketahui oleh banyak orang. Pengetahuan tentang kemampuan otak yang luar biasa, sayangnya tidak diikuti dengan aktivitas melatih kemampuan otak untuk berpikir secara maksimal. Padahal penelitian ilmiah menunjukkan bahwa setiap orang memiliki potensi otak yang sangat kuat. Potensi otak dapat dimaksimalkan melalui proses belajar dan latihan secara terus-menerus. Hal ini dapat terjadi karena saat proses belajar dan berlatih, di dalam otak terjadi kiriman pesan yang berulang sepanjang jalur neuron sehingga terbentuk hubungan neuron baru. Itulah sebabnya otak dapat bertambah cerdas. Keterampilan berpikir merujuk kepada pendekatan melalui strategi khusus dan prosedur yang bisa dilaksanakan, serta dapat digunakan oleh peserta didik dengan cara yang terkontrol dan sadar untuk membuat mereka belajar lebih efektif. Pembekalan kemampuan berpikir kepada peserta didik diperlukan agar mereka dapat merencanakan, menjelaskan, serta mengevaluasi proses berpikir dan belajarnya. Berpikir tingkat tinggi adalah ciri khas dari keberhasilan pembelajaran di semua tingkatan, tidak hanya menjadikan pembelajaran lebih maju. Keberhasilan pembelajaran ini terutama dapat dilihat pada proses mengelaborasi pemikiran kompleks materi yang diberikan, membuat kesimpulan melampaui apa yang secara eksplisit disampaikan, membangun representasi yang memadai, serta kemampuan menganalisis dan membangun hubungan yang terlibat dalam kegiatan mental. Berkaitan dengan hal-hal di masa depan, berpikir sangat diperlukan karena manusia tidak akan pernah mendapatkan informasi yang sempurna mengenai masa depan. Manusia harus berpikir untuk membuat rancangan, memulai usaha, dan melakukan segala sesuatu yang baru. Dengan demikian, berbekal informasi yang diperoleh saja tidak cukup, melainkan manusia harus tetap berpikir. Sayangnya, seringkali terdapat dilema bahwa semua informasi terasa penting. Setiap potongan kecil informasi memiliki nilai, karena menambah apa yang telah diketahui sebelumnya. Lalu, bagaimana agar manusia dapat memiliki keterampilan berpikir yang diperlukan untuk memanfaatkan informasi dengan sebaik-baiknya? Dalam hal ini harus ada yang diprioritaskan. Pembelajaran konsep IPA (sains) merupakan wahana bagi peserta didik untuk mempelajari dirinya sendiri dan alam sekitarnya, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Dengan adanya keterlibatkan peserta didik secara aktif dalam melakukan eksplorasi materi dan mengkonstruksi sendiri ide-ide yang didapat dari hasil pengamatan dan diskusi, diharapkan peserta didik dapat menguasai materi dengan baik dan meningkatkan keterampilan berpikirnya. Keterampilan berpikir membantu peserta didik untuk mengenali dan mengidentifikasi suatu masalah. Pengenalan masalah ini berguna agar lebih fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, peserta didik juga akan lebih mudah untuk memperkirakan hambatan-hambatan yang mungkin akan ditemui dan cara mengatasinya. Proses berpikir kompleks disebut pula proses berpikir tingkat tinggi meliputi empat macam, yaitu pemecahan masalah, pengambilan keputusan, berpikir kritis, dan berpikir kreatif. Keterampilan-keterampilan berpikir yang dibahas dalam buku ini adalah tidak terpisahkan, melainkan terintegrasi satu dengan yang lainnya. Pada saat bersamaan, kita dapat menggunakan keterampilan berpikir untuk memecahkan masalah, sekaligus menggunakan keterampilan untuk mengambil keputusan, berpikir kritis, dan berpikir kreatif yang positif. Keterampilan berpikir manusia perlu dikembangkan tidak hanya untuk sekedar menjadi warga negara yang baik yang taat hukum saja. Dalam kehidupan demokrasi masa kini diperlukan pula pemahaman terhadap tatanan sosial, politik, dan ekonomi bangsa. Oleh karenanya, diperlukan kemampuan berpikir kritis tentang isu-isu yang melibatkan perbedaan pendapat berbagai pihak. Berpikir kreatif juga penting untuk menghadapi isu-isu demokrasi lokal, nasional, dan internasional yang semakin kompleks.

Item Type: Book
Keywords (Kata Kunci): Hakikat Sains; Pembelajaran Sains; Keterampilan Generik Sains; Keterampilan Berpikir Kritis; Keterampilan Berpikir Kreatif; Kemampuan Pemecahan Masalah; Kemampuan Pengambilan Keputusan; Kreativitas
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Dr. Gunawan M.Pd
Date Deposited: 26 Jan 2019 01:00
Last Modified: 26 Jan 2019 01:00
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/11959

Actions (login required)

View Item View Item