KARAKTERISTIK FISIK DAGING SAPI BALI JANTAN YANG DIBERI PAKAN KULIT NANAS FERMENTASI

ANDI, SISWANTO (2022) KARAKTERISTIK FISIK DAGING SAPI BALI JANTAN YANG DIBERI PAKAN KULIT NANAS FERMENTASI. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text
skripsi siap jilid 1230 5 RANGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik daging sapi Bali Jantan yang diberi pakan kulit nanas fermentasi yang dilaksanakan di Teaching Farm Fakultas Peternakan Universitas Mataram pada bulan September sampai bulan November 2021 untuk pengemukan dan pemotongan di rumah potong hewan majeluk. Dalam penelitian ini menyusun materi sapi Bali dengan Berat Awal 160 – 190 kg. Bahan yang di gunakan adalah: kuliit nanas fermentasi, ragi tape, kulit nanas fermentasi bakteri, asam laktat, bekatul, jagung giling dan molases. Tiap perlakuan di berikan pakan rumput lapangan secara adlibitum. Beberapa variabel yang di teliti diantaranya, pH daging, Daya Ikat Air, Susut masak dan Keempukan. Hasil analisis varian menunjukan bahwa daging sapi Bali yang diberikan pakan kulit-kulit nanas fermentasi pada konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap daya ikat air. Pada hasil analisa varian menunjukan bahwa pemberian kulit nanas fermentasi pada daging sapi bali dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap susut masak daging. Susut masak daging sapi bali pada penelitian ini rata-rata berkisar antara 29,16%- 33,93% dan tergolong susut masak normal. Terhadap nilai kekuatan daya putus daging. Nilai daya putus daging pada penelitian ini berkisar antara 0,28kg/cm2-0,63 kg/cm. Pada penelitian menunjukan bahwa pada T2 (0,28) yang diberikan dalam. daging penampilan yang halus dan empuk memiliki struktur otot daging yang kecil sebaliknya otot besar akan menghasilkan daging yang berpenampilan kasar dan liat. Pemberian pakan kulit nanas fermentasi pada konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (p>0,05) terhadap daya ikat air, susut daging, dan pH, tetapi memberikan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap keempukkan daging (daya putus). Level pemberian kulit nanas fermentasi Bakteri Asam Laktat yang terbaik, terhadap daya putus (kg/c ) atau keempukkan adalah BAL 20%.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Kata kunci : pH daging, Susut masak, Keempukkan, Daya ikat air dan kadar air.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: Rini Trisnawati
Date Deposited: 23 Jun 2022 00:11
Last Modified: 23 Jun 2022 00:11
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/29468

Actions (login required)

View Item View Item