KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II DI SD NEGERI 1 WANASABA DAYA

DINA, WITRI (2023) KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II DI SD NEGERI 1 WANASABA DAYA. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text
Skripsi Dina Witri Fix bgt.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kemampuan Kemampuan membaca permulaan sangat penting dalam penguasaan mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, semua siswa perlu diupayakan agar dapat membaca dengan lancar. Namun tidak jarang ditemui masih ada siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan siswa dalam membaca permulaan, faktor penyebab, serta cara guru mengatasi kesulitan membaca permulaan siswa di kelas II SD Negeri 1 Wanasaba Daya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa dan 1 guru kelas II di SD Negeri 1 Wanasaba Daya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini berupa tes unjuk kerja membaca permulaan, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teknik pemeriksaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 jumlah siswa kelas II, ada 7 siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Letak kesulitan siswa dalam membaca permulaan, yaitu: (1) siswa kurang mengenal dan membedakan huruf, (2) belum bisa membaca suku kata dan kata, (3) belum bisa membaca gabungan huruf diftong dan konsonan, (4) tidak memperhatikan tanda baca, (5) lambat dalam membaca dan tidak mengerti isi bacaan. Faktor penyebabnya yaitu: (1) kurangnya minat siswa dalam belajar (2) keadaan lingkungan keluarga siswa yang tidak mendukung dalam belajar khususnya belajar membaca. Selanjutnya, cara yang dilakukan guru dalam mengatasi siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan yaitu: (1) guru mewajibkan siswa untuk membaca 10 menit sebelum dan sesudah pembelajaran, (2) mengadakan jam tambahan untuk siswa yang masih mengalami kesulitan dalam membaca, (3) memberikan bimbingan dan motivasi untuk siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Kesulitan Belajar, Membaca permulaan, Siswa
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 17 Jan 2023 06:22
Last Modified: 17 Jan 2023 06:22
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/34426

Actions (login required)

View Item View Item