PENGARUH PEMANFAATAN SERBUK SABUT KELAPA (COCOPEAT) SEBAGAI BAHAN CAMPURAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK BATAKO

DHEA PUTRI, WIDYANTINI (2023) PENGARUH PEMANFAATAN SERBUK SABUT KELAPA (COCOPEAT) SEBAGAI BAHAN CAMPURAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK BATAKO. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text
1. TUGAS AKHIR - DHEA PUTRI WIDYANTINI (F1A018026).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)
[img] Text
2. ARTIKEL ILMIAH - DHEA PUTRI WIDYANTINI (F1A018026).pdf
Restricted to ["security_typename_anyone" not defined]

Download (2MB)

Abstract

Batako merupakan salah satu material yang banyak digunakan pada pembuatan konstruksi dinding baik dalam pembangunan rumah tinggal, gedung, maupun fasilitas sejenis lainnya. Batako sendiri pada umumnya terbuat dari campuran semen, pasir, dan air. Akan tetapi dengan bahan dasar tersebut batako yang dihasilkan relatif memiliki berat isi yang cukup besar. Salah satu cara untuk mengurangi berat isi batako adalah dengan cara mengganti sebagian agregat halus menjadi material yang lebih ringan yaitu sebuk sabut kelapa (cocopeat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk sabut kelapa (cocopeat) sebagai bahan pengganti sebagian agregat halus terhadap sifat fisik dan mekanik batako serta mengetahui persentase proporsi serbuk sabut kelapa (cocopeat) yang dapat digunakan agar dapat memenuhi kriteria SNI 023-0349-1989. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang didukung studi literatur dan pemeriksaan bahan serta pengujian benda uji. Proses pembuatan batako dilakukan dengan cara mengganti sebagian volume agregat halus (pasir) dengan serbuk sabut kelapa (cocopeat) sebesar 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12%. Pengujian yang dilakukan adalah uji kuat tekan, kuat tarik belah, kuat geser, berat isi dan daya serap air. Setelah melakukan pengujian didapatkan hasil bahwa semua variasi masih dapat digunakan sebagai pasangan dinding karena sudah memenuhi syarat SNI 03- 0349-1989. Adapun hasil nilai kuat tekan dari BN sampai BC12% diperoleh sebesar 13,89 MPa – 8,70 MPa dengan persentase penurunan sebesar 37,33%, untuk nilai kuat tarik belah diperoleh sebesar 1,56 MPa – 0,87 MPa dengan persentase penurunan sebesar 44,44%, untuk nilai kuat geser diperoleh sebesar 3,70 MPa – 2,13 MPa dengan persentase penurunan sebesar 42,5%, untuk nilai berat isi batako diperoleh sebesar 1861,02 Kg/m³ – 1412,87 Kg/m³ dengan persentase penurunan sebesar 24,08%, dan untuk nilai daya serap air diperoleh sebesar 8,13% – 15,38% dengan persentase peningkatan sebesar 89,11%. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan serbuk sabut kelapa (cocopeat) pada batako menyebabkan penurunan nilai terhadap kuat tekan, kuat Tarik belah, kuat geser, dan berat isi, serta mengalami peningkatan nilai untuk daya serap air. Meskipun terjadi penurunan, semua variasi masih memenuhi persyaratan sesuai SNI 03-0349-1989 dimana nilai kuat tekan untuk proporsi 0%, 3% dan 6% masuk dalam bata beton mutu I, proporsi 9% dan 12% masuk dalam mutu II. Sedangkan untuk nilai daya serap air meskipun mengalami peningkatan nilai pada semua variasi tetap masuk ke dalam kategori bata beton mutu I. Adapun untuk nilai berat isi batako untuk proporsi 3%, 6%, 9% dan 12% sudah memasuki klasifikasi beton ringan karena memiliki berat isi kurang dari 1800 Kg/m³

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Batako, Serbuk sabut kelapa, Sifat mekanik, Sifat fisik.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 02 Jun 2023 02:44
Last Modified: 02 Jun 2023 02:44
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/39052

Actions (login required)

View Item View Item