KAJIAN HERMENEUTIKA RICOEURIAN NASKAH DRAMA MAHKAMAH KARYA ASRUL SANI

KHAIRUSSIBYAN, MUH (2010) KAJIAN HERMENEUTIKA RICOEURIAN NASKAH DRAMA MAHKAMAH KARYA ASRUL SANI. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text
Muh. Khairussibyan.doc
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Hermeneutika Riceourian Naskah Drama Mahkamah Karya Asrul Sani. Karena Naskah drama Mahkamah ini beberapa kali pernah dipentaskan dan selalu mendapatkan relevansinya dengan keadaan sekarang ini walaupun sumber penceritaannya dari peristiwa Madiun 1948, membuat penulis tertarik untuk mengkaji naskah ini. Hermeneutika ricoeurian sebagai ilmu penafsiran dapat digunakan untuk mengungkap makna yang tersembunyi dalam naskah drama Mahkamah ini. Dalam hermeneutika ricoeurian ini terdapat dua tahap penafsiran yakni (1) tahap rekonstruksi teks yang terdiri dari tahap pemahaman (verstehen) dan tahap penjelasan (erklaren), serta perumusan tema naskah, dan (2) tahap refleksi yang terdiri dari evaluasi dan relevansi di mana penafsiran yang sebenarnya dilakukan. Dengan latar belakang tersebut, ada dua masalah pokok, pertama, bagaimanakah rekonstruksi teks pada tahap pemahaman (verstehen) dan tahap penjelasan (erklaren), serta tema naskah drama Mahkamah karya Asrul Sani menurut kajian hermeneutika recoeurian? Kedua, bagaimanakah apropriasi atau refleksi naskah drama Mahkamah karya Asrul Sani pada bagian evaluasi dan relevansi menurut kajian hermeneutika ricoeurian? Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi naskah drama Mahkamah pada tahap pemahaman (verstehen) dan tahap penjelasan (erklaren), serta tema naskah drama Mahkamah karya Asrul Sani dan juga untuk menemukan bentuk apropriasi atau refleksi naskah Mahkamah dalam hubungannya dengan masyarakat, HAM dan sejarah Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif karena tidak menggunakan data statistik, tetapi data naratif dari naskah Mahkamah. Ada dua tahapan metode yang dilakukan yakni metode pengumpulan data dan metode analisis data. Dalam metode pengumpulan data digunakan metode studi pustaka, observasi dan dokumentasi, selanjutnya pada metode analisis data dilakukan analisis dengan pendekatan deskriptif analisis, pendekatan psikologis dan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rekonstruksi teks pada tahap penjelasan (verstehen), naskah mahkamah menceritakan tentang pencarian kebenaran dan ketentraman batin oleh Saiful Bahri atas peristiwa masa lalunya ketika ia menghukum mati sahabat dan saingannya dalam bercinta, Anwar, pada peristiwa Madiun 1948. Pada tahap penjelasan (erklaren) yang menggunakan model aktan(peran), rekonstruksi menunjukkan adanya struktur peran yang terdiri dari Bahri sebagai subjek, kebenaran dan ketentraman batin sebagai objek, hukuman mati dan ketidakbahagiaan Murni sebagai pengirim, Bahri sebagai penerima, kesaksian semua saksi sebagai penentang sekaligus penolong. Begitu pula dalam model fungsional, ditemukan alur narasi yang berawal dari Bahri merasa hidupnya sia-sia, Bahri dihadapkan kepada pengadilan nurani, hingga Bahri menghukum dirinya sendiri. Dari struktur naratif tersebut ditemukan bahwa kegelisahan Bahri untuk menggapai kebenaran dan ketentraman batin merupakan tema naskah ini. Pada tahap refleksi bagian evaluasi ditemukan tentang nurani, pengadilan, dan sejarah. Pada bagian relevansi ditemukan adanya relevansi naskah ini dengan masyarakat. Relevansi lainnya menyangkut penegakan HAM di Indonesia atas kasus-kasus pelanggaran HAM, dari kasus 1965 sampai kasus terbunuhnya aktivis HAM, Munir. Di samping itu, naskah ini juga mengingatkan bahwa peristiwa sejarah seperti yang terjadi di Madiun pada tahun 1948 seharusnya tidak terjadi.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): hermeneutika riocoeurian, naskah Mahkamah
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Rini Trisnawati
Date Deposited: 28 May 2018 03:05
Last Modified: 28 May 2018 03:05
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/4380

Actions (login required)

View Item View Item