PENANDA LINGUAL PEMBENTUK MAKNA INTENSIONAL DALAM BAHASA SASAK DI DESA KOTARAJA KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR

ULFA, MELIA (2016) PENANDA LINGUAL PEMBENTUK MAKNA INTENSIONAL DALAM BAHASA SASAK DI DESA KOTARAJA KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text (Bahasa Indonesia)
E1C 012 033.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk, makna, dan fungsi pemanda lingual pembentuk makna intensional dalam bahasa Sasak di desa Kotaraja (BSDK), Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk penanda lingual pembentuk makna intensional bahasa Sasak (BS) yang berkembang di desa Kotaraja, mendeskripsikan makna yang muncul pada penanda lingual yang terikat dengan bentuk lain ketika menjadi sebuah kata dan berada dalm sebuah kalimat, dan fngsi yang dimiliki sebagai penanda lingual pembentuk makna intensional. Pendeskripsian tersebut dilakukan berdasarkan salah satu cabang teori linguistik yaitu semantik khususnya dalam bidang makna intensional yang dikembangkan oleh J. W. M. Verhaar (1988), Aminuddin (2011), dan chaer (2014). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dengan teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan metode padan intralingual dan metode distribusional. Sementara itu, untuk menyajikan hasil analisis data digunakan metode formal dan informal. Hasil penenlitian mennjukkan bahwa dalam BSDK terdapat dua bentuk penanda lingual pembentuk makna intensional yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, yaitu penanda lingual pembentuk makna intensional yang berkolokasi dengan verba dan penanda lngual pembentuk makna intensional yang berkolokasi dengan ajektiva. Keduanya memiliki makan gramatikal dan makna kontekstual. Adapun fungsi yang dimiliki yaitu untuk menyatakan makna intensional, sebagai penegasan, sebagai bentuk sindiran, dan sarana untunk menyampaikan emosi kemarahan, kekesalan, dan kekhawatiran.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Bentuk-Makna,-Fungsi, Penanda Lingual Makna Intensional, Bahasa Sasak Desa Kotaraja
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Ahmadi S.Si
Date Deposited: 29 Aug 2017 00:42
Last Modified: 29 Aug 2017 00:42
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/502

Actions (login required)

View Item View Item