KAJIAN INTERTEKSTUAL NOVEL “MAHAMERU” (QARIS TAJUDIN) DENGAN LEGENDA “RARA MENDUT DAN PRANACITRA” (CERITA RAKYAT JAWA TENGAH)

Nopramana, Erwin (2016) KAJIAN INTERTEKSTUAL NOVEL “MAHAMERU” (QARIS TAJUDIN) DENGAN LEGENDA “RARA MENDUT DAN PRANACITRA” (CERITA RAKYAT JAWA TENGAH). S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text (Bahasa Indonesia)
ERWIN NOPRAMANA E1C011009 SKRIPSI 2015.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (770kB)

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian adalah Bagaimanakah bentuk Persamaan, Perbedaan, dan Wujud Transformasi dalam novel “Mahameru” terhadap cerita legenda “Rara Mendut dan Pranacitra”. Berkenaan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan intertekstual dalam novel “Mahameru” dengan Legenda “Rara Mendut dan Pranacitra”. Hubungan intertekstual dilakukan dengan cara mendeskripsikan bentuk-bentuk persamaan, perbedaan, dan wujud transformasi yang terdapat dalam novel “Mahameru” dengan cerita legenda “Rara Mendut dan Pranacitra”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan intertekstual Riffathere. Sumber data penelitian ini berupa novel “Mahameru” dan cerita legenda Rara Mendut sebagai hipogramnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas a) Metode Pengumpulan Data; b) Metode Analisis Data; dan c) Metode Penyajian Data. Pada metode pengumpulan data, digunakan studi kepustakaan dan metode simak dengan teknik catat. Pada metode analisis data, digunakan metode kualitatif deskriptif. Kemudian, pada metode penyajian data, digunakan metode informal. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penelitian ini berhasil membuktikan adanya bentuk persamaan dalam novel “Mahameru” seperti persamaan tokoh Pranacitra, Rara Mendut, Wiraguna, Wiramantri, Singa Barong, Puan atau Nyai Singa Barong; persamaan setting tempat, seperti Prawiramantren sebagai tempat utama cerita; dan persamaan peristiwa yang terjadi seperti, peristiwa pelarian dari Prawiramantren, tragedi pembunuhan Rara Mendut dan Pranacitra dan sebagainya. Berhasil membuktikan adanya bentuk perbedaan dalam novel “Mahameru” seperti, perbedaan penokohan atau karakter dari Wiraguna dan Wiramantri; perbedaan setting tempat, seperti tempat pelarian Rara mendut dari Prawiramantren yang berhenti di tepi Pantai, pertemuan Rara di atap gedung Prawiramantren dan di dalam restoran; dan perbedaan peristiwa yang terjadi seperti, peristiwa pembunuhan Rara Mendut dan Pranacitra di atas tebing . Berhasil membuktikan adanya wujud transformasi dalam novel seperti, hadirnya tokoh Elang sebagai tokoh sentral, hadirnya tokoh Duku, dan Baja yang juga tidak kalah penting. Transformasi setting tempat yang tampak moderen dan budaya hidup yang moderen; Transformasi peristiwa yang terjadi seperti peristiwa pembalasan dendam Elang kepada Wiraguna di dalam Gua, dsb.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): intertekstual, novel, cerita legenda
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Ahmadi S.Si
Date Deposited: 30 Aug 2017 06:29
Last Modified: 30 Aug 2017 06:29
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/528

Actions (login required)

View Item View Item