KAMUS ISTILAH PERTANIAN BAHASA SUMBAWA DI DESA LABUHAN AJI KECAMATAN TARANO KABUPATEN SUMBAWA

HENDRAWANSYAH, - (2016) KAMUS ISTILAH PERTANIAN BAHASA SUMBAWA DI DESA LABUHAN AJI KECAMATAN TARANO KABUPATEN SUMBAWA. S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text (Bahasa Indonesia)
Hendrawansyah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Masalah utama yang dikaji dalam penenlitian ini adalah bentuk dan makna istilah pertanian bahasa Sumbawa yang terdapat di Desa Labuhan Aji Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini tidak mencakup bidang pertanian secara umum seperti, perikanan, peternakan, dan mikroba, melainkan bidang pertanian sebatas kegiatan bercocok tanam atau kegiatan pemanfaatan sebidang lahan untuk membudidayakan jenis tanaman tertentu, terutama yang bersifat semusim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginventarisasi bentuk, kategori dan makna istilah pertanian bahasa Sumbawa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode cakap teknik pancing dengan teknik lanjutan cakap semuka dan teknik pendukung yaitu teknik catat, serta ditunjang pula dengan dengan sumber data dari beberapa buku referensi. Pada metode analisis data digunakan metode deskriptif kualitatif serta metode padan ekstralingual dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS). Dalam penyajian analisis data menggunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah-istilah yang terkumpul dan tersusun berdasarkan alfabet. Istilah-istilah tersebut terdiri atas bentuk dasar (adal, bining, balit, barat, cawuq), bentuk turunan (kengadal, begabah, berangket, pelemar, reboat) dan bentuk majemuk (tanam induk, tanam tehel, tanam baygon, tanam legowo). Dilihat dari kategorinya, istilah pertanian bahasa Sumbawa terdiri dari tiga kategori yaitu berkategori nomina (n), (contohnya, bangkat, sawo, cabe, terong, tomat, antap, kedele baso dan lilin) verba (v) (contohnya, reboat, begabah, ngemar, ngemat, semasak, semula dan panen) dan adjektiva (adj) (contohnya, udaq, tuaq dan tua sala). Dari ketiga kategori tersebut, didominasi oleh nomina dan verba, sedikit sekali dalam bentuk adjektiva. Dilihat dari segi makna, beberapa istilah yang bermakna unik, yakni yang tidak memiliki padanan dalam Bahasa Indonesia (contohnya, semula, kengalung, ngelang, begabah, panen, dan ngemar). Istilah bermakna unik tersebut dideskripsikan secara rinci sesuai dengan kaedah perkamusan secara umum.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): kamus, istilah pertanian, dan makna unik.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Ahmadi S.Si
Date Deposited: 30 Aug 2017 06:28
Last Modified: 30 Aug 2017 06:28
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/539

Actions (login required)

View Item View Item