PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI SEMEN, FLY ASH, DAN ASPAL BUTON SEBAGAI FILLER TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) The Effect of Using Variations of Cement, Fly ash, and Buton Asphalt as Fillers on the Marshall Characteristic Values in Cold Emulsion Asphalt Mixtures (CEAM).

HIDAYATUL, FITRIANI (2024) PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI SEMEN, FLY ASH, DAN ASPAL BUTON SEBAGAI FILLER TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) The Effect of Using Variations of Cement, Fly ash, and Buton Asphalt as Fillers on the Marshall Characteristic Values in Cold Emulsion Asphalt Mixtures (CEAM). S1 thesis, Universitas Mataram.

[img] Text
SKRIPSI HIDAYATUL FITRIANI (F1A018032).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
ARTIKEL ILMIAH HIDAYATUL FITRIANI (F1A018032).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Seiring bertambahnya pembangunan jalan, banyak dilakukan modifikasi pada material campuran perkerasan jalan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dari campuran perkerasan jalan, seperti pada material bahan pengisi (filler) campuran. Material filler yang digunakan yaitu ada semen, fly ash, dan asbuton, karena ketiga bahan tersebut mampu meningkatkan stabilitas campuran. Jenis campuran aspal yang digunakan yaitu Campuarn Aspal Emulsi Dingin (CAED), di mana aspal emulsi sebagai bahan pengikat campuran. Pada proses pengikatan, air membantu proses penyelimutan aspal emulsi kepada agregat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar air optimum berdasarkan tes penyelimutan (coating test) terhadap CAED menggunakan semen 2% serta variasi fly ash dan asbuton sebagai filler dan pengaruh terhadap karakteristik volumentrik dan mekanis CAED. Variasi penggunaan filler fly ash (FA) dan asbuton (AS) dengan perbandingan berturut-turut (4%:0%), (3%:1%), (2%:2%), (1%:3%), (0%:4%) dari berat total agregat dan KARO yang digunakan 7% dari berat total campuran. Hasil analisis dapat disimpulkan variasi kadar filler pada CAED didapatkan kadar air optimum yaitu dengan nilai berturut-turut sebesar 5,5%, 4,5%, 3,5%, 4,0%, dan 3,0%. Variasi filler dalam CAED memengaruhi karakteristik Marshall. Nilai stabilitas rendaman lebih tinggi dibandingkan stabilitas kering. Hal ini terjadi karena proses hidrasi semen dan fly ash yang memperkuat campuran serta ketahanan air dari asbuton. Nilai kelelehan (flow) pada variasi filler menunjukkan karakter plastis, namun tidak melebihi 4 mm. Variasi filler pada CAED ini juga mempengaruhi karakteristik volumetrik, di mana fly ash dapat memperlambat proses hidrasi semen dan mempengaruhi setting campuran, serta asbuton yang memiliki kandungan bitumen yang bersifat plastis sehingga mudah meresap ke dalam rongga campuran dan meningkatkan daya tahan campuran.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords (Kata Kunci): Semen, Fly ash, Asbuton, CAED, Karakteristik Marshall
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 24 Dec 2024 08:29
Last Modified: 24 Dec 2024 08:29
URI: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/47222

Actions (login required)

View Item View Item